Thursday, April 25, 2013

Bali dan Arsitektur Bali 1


Mengenal Bali
           Dengan anugrah sebuah masyarakat yang menawan serta orang-orang yang penuh dengan kecerahan hati, gaya budaya bali tidak ada duanya didunia. Gaya bali adalah mosaic dari berbagai macam warisan budaya. Selama lebih dari sepuluh abad Bali telah terbuka untuk para penjelajah dan merupakan tempat yang nyaman bagi persinggahan para pendatang di pantai pantainya yang membawa serta ide-ide dan kepercayaan mereka.. Seorang yang berwibawa yang memegang kemuliaan dan dijiwai oleh  perilaku yang penuh kesenian atau keindahan. Dan masyarakat Bali tetap berpegang teguh pada keyakinan mereka sambil menyelaraskan dengan ide- ide baru dari dunia luar. Dalam perjalanan sejarah mereka telah beradaptasi dan menyesuaikan diri secara kreatif dengan pengaruh luar  untuk menyelaraskan kebutuhan dan  menjaga jiwa mereka. Mereka adalah penggabungan budaya  secara halus  dengan kemurnian yang menciptakan gaya Bali asli.

seni visual pagelaran seni serta ritual keagamaan yang lekat

         Gaya  Bali yang unik adalah kumpulan dari intrik berbagai konsep yang menjalin suatu efek yang dramatis, adanya berlapis-lapis dari warna yang kuat, tekstur dan irama dari berbagai corak dan motif.yang secara nyata diwujudkan dalam  bentuk- bentuk yang elegan. Bentuk-bentuk berbicara melalui  bahasa visual dari orang-orang yang terasah dari imajinasi yang cerdas dan tidak biasa..Dimulai dengan  gambar dan desain corak yang mempesona dengan cara yang tidak terbayangkan. Bentuk- bentuk seni yang luar biasa kontras ( berbanding  terbalik ) dengan selera humor yang membuat tersenyum dan selalu mengingatkan bahwa hidup  bukanlah sesuatu yang serius.
          Gaya arsitektur diBali secara umum di pengaruhi gaya” sebelum  Majapahit” dan gaya”setelah pengaruh Majapahit. Gaya yang paling awal adalah monumental atau dikenal sebagai Bali Aga, gaya yang menampilkan kesederhanaan primitive,Periode setelah Majapahit hindu jawa berpindah ke bali pada permulaan 1200an, adalah sebuah gaya dari penggabungan ukiran-ukiran dengan gerbang atau candi bentar yang diperkaya dengan figur-figur mistis dan lapisan-lapisan dari corak serta tekstur dalam tema yang berirama.
candi bentar setelah pengaruh majapahit

      Bali adalah hamparan dari ribuan pura yangng terasebar di segala penjuru,  baik pedesaan diwilayah pegunungan, di perkotaan hingga di pucuk-pucuk tebing karang tepi laut, pura-pura yang dihiasi dengan ukiran yang indah.

No comments:

Post a Comment